Senin, 28 Oktober 2013

Day 7 - ANGKOR WAT - Traveling to Indochina

DAY 7 – Fri, Sep 13th 2013

05.30
Pagi-pagi sekali kami sudah dijemput oleh sopir tuk-tuk, sengaja minta dijemput jam segini karena kami ingin melihat sunrise di angkor wat yang terkenal itu. Yaaa...sudah jauh-jauh ke Siem Reap masa ga bangun pagi (walaupun pengen banget molor sampe siang, hiks!). Sepanjang perjalanan menuju angkor wat, jalanan sepi dan udaranya sejuk banget, mungkin karena masih pagi kali ya :D
Sesampainya kami di pintu gerbang angkor wat, kami turun untuk membeli tiket masuk. Ada 3 jenis tiket yang dapat kita pilih sesuai dengan lamanya kunjungan yang akan dilakukan, yaitu :

  • Kunjungan selama 1 hari, dengan harga US$ 20
  • Kunjungan selama 3 hari, dengan harga US$ 40
  • Kunjungan selama 7 hari, dengan harga US$ 60

Saya membeli tiket berkunjung untuk 1 hari karena perjalanan saya masih panjang, dan lagi harga tiketnya mahal, hiks :( 
Oiya, setelah membayar untuk tiket masuk, kemudian saya diminta untuk berfoto dengan kamera di dekat loket, dan tak lama saya diberi tiket masuk dengan foto saya di kanan bawah, cukup keren! Dan pastinya tiket ini bakal saya simpan buat kenang-kenangan :D


My Ticket
Tujuan pertama kami adalah angkor wat, disinilah kami akan melihat langsung sunrise yang katanya terkenal bagus (katanya sih...), apalagi cuaca pagi itu sangat mendukung untuk ber-sunrise ria! Jumat pagi itu angkor wat terlihat sangat ramai dikunjungi oleh traveler dari berbagai penjuru dunia, mereka pasti menunggu momen sunrise juga. Ada perasaan senang dan bangga (beda tipis sih) karena saya bisa traveling sejauh ini, ke angkor wat yang namanya telah mendunia :)
Selanjutnya, biarlah hasil jepretan saya saja yang bercerita.....


Angkor Wat di pagi hari
semi sunrise yang sempat tertangkap kamera,
full sunrisenya malah ga ketangkap kamera T_T
narsis dulu (mumpung disini)
kalau masih pagi, jalan-jalan di komplek ini asik banget,
tapi kalau sudah siang, panasnya menyengat
komplek angkor wat luasss banget!
entah ini take keberapa kali di pagi itu :))
yihaaa...inilah Angkor Thom
salah satu tempat shooting film Thom Raider
di bagian atas Angkor Thom
(masih di komplek angkor wat)
sayangnya saya lupa nama tempat ini :(
betah jalan-jalan disini,
tapi ga betah sama panasnya
saat saya kesana, terdapat pemugaran di beberapa tempat
spot foto wajib!
suka deh sama bagian sudut ini
perlu dipugar banget ini :(
spot foto wajib!

11.30
Saya mengakhiri jalan-jalan di angkor wat, dan kembali ke hotel. Setengah hari saja sudah cukup buat saya jalan-jalan disini, karena entah mengapa lama-lama saya bosan, mungkin karena saya lumayan sering mendatangi candi-candi di Indonesia sejak kecil, hehe. Secara keseluruhan, beberapan candi di komplek angkor wat terbilang bagus, ditambah dengan akar rambat dari pohon-pohon raksasa yang memberi kesan unik.
Sesampainya di hotel, kami bertiga langsung mandi dan bersiap-siap untuk check out.

13.15
Kami resmi check out dari hotel, dengan tambahan omelan dari mbak-mbak di resepsionis karena over time, gapapalah kapan lagi dimarahin sama orang kamboja, hahaha. Sebelum mencari makan, terlebih dahulu kami menitipkan tas ke agen bus yang kami pesan semalam. Jadi, semalam kami menyempatkan untuk mencari tiket bus ke Bangkok yang berangkat jam 01.30 dengan harga US$ 10/orang.
Kami merapel breakfast & lunch di KFC dengan porsi mengenyangkan dan harga yang murah.
segini cuma US$ 3 aja

18.00
Kami mulai berjalan-jalan di night market, dan juga berjuang mencari oleh-oleh dengan misi mencari harga semurah-murahnya dengan kualitas bagus. Beneran deh, harga-harga disini murah banget, sampai pengen ngeborong (lho?)


suasana di dalam salah satu night market
saya asik berburu souvenir :D

20.30
Kelar belanja cakep, kami kembali ke KFC untuk makan malam, selama traveling di 3 negara ini saya ga bosan makan fast food :D yah...asal balik ke Indonesia puasa makan fast food sebulan deh!
Kami menunggu jam 01.30 dengan jalan-jalan random dan tiduran, karena saat itu gerimis terus (jadinya bingung juga mau kemana). Sebenarnya saya ingin berlama-lama di Siem Reap, karena kotanya enak (versi saya). Semoga saya bisa mengunjungi Siem Reap lagi di lain waktu dan kesempatan. Aamiin.


Pengeluaran :
Tiket Angkor Wat @20                       40        USD
Private room @ SedaAngkor Hotel    12        USD
Brunch at KFC                                       6          USD
Dinner at KFC                                        6          USD
Oleh2 di Night Market                         29        USD


            Total Pengeluaran              110      USD

Rabu, 23 Oktober 2013

Day 6 - Here I am, in Cambodia - Traveling to Indochina

DAY 6 – Thu, Sep 12th 2013

01.30
Sebuah sleeping bus menjemput kami dan rombongan yang telah lama menunggu di sebuah sudut trotoar area Pham Ngu Lao. Sleeping bus ini kalo dilihat dari luar sekilas seperti bus bertingkat, tetapi saat masuk kedalam, hanya lantai atas saja yang digunakan untuk bangku penumpang sedangkan dibawah untuk barang. Bangkunya cukup nyaman dibuat selonjoran, ini penampakannya...

Me & the bus
passenger seat

06.00
Kami turun dari bus untuk mendapatkan stempel keluar negara dari kantor imigrasi Vietnam di Moc Bai, jam segini kantor imigrasinya masih sepi banget. Sekitar setengah jam rombongan bus saya berurusan dengan imigrasi Vietnam, kemudian kami semua masuk kedalam bus, tetapi 15 menit kemudian turun lagi di kantor imigrasi Cambodia di Bavet. Proses untuk mendapatkan stempel di imigrasi Cambodia cepat dan ga ribet, apalagi buat warga Indonesia seperti saya. Kelar urusan di imigrasi, kami kembali naik kedalam bus, tetapi 20 menit perjalanan kami diturunkan lagi di sebuah tempat makan. Makanan yang dijual ditempat ini seperti nasi goreng, mi goreng, dll dengan toping ayam, udang atau babi. Yakk...bakalan sering ketemu menu babi di negara ini -,- bismillah ajalah selama disini :( 
Sepanjang perjalanan menuju ibukota Cambodia saya merasa tidak asing dengan keadaan jalan serta pemandangan di kanan kiri jalan, karena sangat mirip dengan Indonesia. beneran deh INDONESIA banget...


ngantri naik kapal!
Sungai Mekong
Sayangnya, perjalanan menuju Phnom Penh tidak semulus dugaan saya, bus yang saya naiki tiba-tiba mengalami kerusakan kecil setelah kami menyeberang dari sungai Mekong dengan menggunakan semacam ferry minimalis. Awalnya AC mati, kemudian mesinnya bermasalah yang menyebabkan kami terdampar di sebuah terminal di kota asing di Cambodia sekitar kurang lebih 1 jam.
Oiya, dalam perjalanan ini kami bertemu dengan pejalan dari Yogyakarta yang nantinya bergabung dengan kami sampai Bangkok :)

12.00
Sampailah saya di ibukota Cambodia, Phnom Penh. Tata kotanya teratur, unik (karena banyak pagoda emas yang menjulang tinggi), dan tidak terlalu ramai. Kami singgah dikota ini hanya sebentar, karena harus melanjutkan perjalanan ke Siem Reap. Sepertinya Phnom Penh menarik untuk dijelajahi, next time deh ya, Aamiin...

13.30
Kami menaiki bus yang beda dari sebelumnya menuju ke Siem Reap, perjalanan dari Phnom Penh menuju Siem Reap kami tempuh selama 6 jam.


from Phnom Penh to Siem Reap

19.30
Akhirnya...sampai juga di Siem Reap :) Kami diturunkan di pul bus, dan kemudian naik tuk-tuk menuju night market yang juga merupakan backpacker area. Karena seharian menempuh perjalanan, kami bertiga tidak terlalu 'ngoyo' mencari penginapan murah karena lelah. Kami menginap di SedaAngkor Hotel yang membandrol harga $6/night/person, kamarnya setara dengan kelas standard di hotel bintang 3 (AC, TV, 3 single bed, bath tub, hot water), ini penampakannya...



Setelah mandi, kami bertiga mencari makan di kawasan night market, sayangnya tidak seperti namanya, pada jam 22.00 kawasan ini cenderung sepi. Banyak tempat makan, penyedia jasa dan toko yang tutup jam 22.00, bahkan pasar malamnya =,= untungnya pada saat itu ada tempat makan yang buka lagi (padahal sudah beberes akan ditutup). Harga makanan dikawasan ini beragam, mulai dari nasi goreng seharga $1 sampai menu komplit di KFC seharga $3, cukup terjangkau kok. Mau yang lebih mahal? banyak juga kok! Malam itu saya memesan semacam kwetiau yang creamy seharga $2, rasanya enak sih!


kwetiau yummy...

Suasana tengah malam di kota Siem Reap cukup menyenangkan, tidak ada hingar bingar, bahkan cenderung sepi. Malam ini saya ga boleh begadang, karena esoknya saya mengunjungi one of UNESCO world heritage site, ANGKOR WAT !!!

Pengeluaran :
Toilet di imigrasi Bavet                      2000    VND
Breakfast + kopi + milk tea                4           USD
Mi di Pnomh Penh @1                        2            USD
Jajan                                                      3            USD
Bus to Bangkok @10                           20         USD

Total Pengeluaran             29USD + 2000VND

Sabtu, 19 Oktober 2013

Day 4 & 5 - Finally, Saigon! - Traveling to Indochina

DAY 4 – Tue, Sep 10th 2013

Akhirnya saya  sampai juga di Saigon yang sekarang lebih dikenal dengan Ho Chi Minh City. Saya baru pertama kali kesini, dan ternyata jalan-jalan di Saigon cukup mudah, aman, murah dan menyenangkan. Ga percaya? baca aja story trip saya selama 2 hari di Saigon berikut ini.
From Hanoi to Saigon, by Vietjet Air

08.30  
Arrive in Tan Son Nhat Airport, karena sebelumnya kami sudah memiliki informasi mengenai cara termurah menuju kota, maka kamipun segera menuju ke depan Burger King yang berada di terminal keberangkatan untuk mencari bus #152. Nantinya bus #152 ini akan berhenti di terminal Ben Thanh yang terletak tepat diseberang Ben Thanh Market. Di sekitar Ben Thanh Market banyak terdapat penginapan murah, biasanya di area Pham Ngu Lao.

Hello Saigon :)
Kami hampir kena tipu oleh tukang becak Vietnam (cyclo) yang katanya akan mengantar kami mencari penginapan murah dengan harga 15.000 dong/orang. Tetapi nyatanya kami diturunkan dijalan dan mereka malah meminta 100.000 dong/orang, tapi dengan keukeuh kami memberi mereka 30.000 dong lalu meninggalkan mereka :p

Setelah hampir 1 jam mencari hostel murah, akhirnya kami dapat juga di jalan Bui Vien room seharga 10 USD (exc. breakfast). Karena pada saat itu di receptionist tidak ada kembalian uang kecil USD, maka kami membayar dengan mata uang Vietnam, kenanya sih 220.000 dong.

13.00
Kami memulai city tour dengan berjalan kaki dan hanya bermodalkan peta. Tata kota Ho Chi Minh cukup rapi, banyak bangunan tua dengan arsitektur Eropa, banyak taman hijau, tapi sayang lalu lintasnya masih kalah sama Indonesia.

Pertama-tama kami ke Ben Thanh Market untuk makan siang dan membeli kaos dengan atribut atau embel-embel Vietnam. Kalo kata orang-orang di Ben Thanh banyak barang murah, itu tergantung dari pinter-pinternya kita menawar sih. Para pedagang disana selalu membuka harga tinggi untuk barang yang dijualnya, ditawar setengah harga aja susahnya bukan main, dan beberapa pedagang disana agak kurang ajar, masa teman saya dipaksa suruh nawar barang dagangannya sambil dipukulin keras-keras pake kalkulator -,- Yang paling bikin nyesek adalah kami menemukan harga yang lebih murah diluar Ben Thanh Market untuk barang sejenis yang sudah terlanjur kami beli didalam Ben Thanh Market. Damn bangetzzz!

Ben Thanh Market
Selanjutnya kami berjalan-jalan ke gereja tua dengan bangunan ala Eropa (Notredame Cathedral), Reunification Palace, kantor pos dan pagoda yang saya lupa namanya. Cukup capek juga ternyata, haha… Kami sempat stuck berteduh di sebuah toko karena hujan turun dengan derasnya, karena hujan tak kunjung berhenti, akhirnya kami membeli jas hujan seharga 10.000 dong per buah yang nantinya kami gunakan sampai di Bangkok, saya menyebutnya useful rain coat :D

Museum of Ho Chi Minh City
Notredame Cathedral

Menjelang gelap kami masih keluyuran di sekitaran Pham Ngu Lao untuk hunting dan compare harga paket tour ke Cuchi Tunnels dan juga tiket bus ke Siem Reap. Untuk dinner, saya request dinner di Lotteria karena saya belum pernah cobain Lotteria yang di Jakarta, alasan yang simple kan? :p

Pengeluaran :
Bus #152 to pham ngu lau @5000     10.000  VND
Water                                                      10.000  VND
Cyclo (becak) @15.000                        30.000  VND
Private room @ Tai Nhi Hotel             220.000VND
Water 1,5 L @8000                              16.000   VND
Mie + es di Ben Thanh market            120.000VND
11 Kaos                                                    710.000VND
Kaos kaki                                                20.000  VND
Jajan                                                        45.000  VND
Dinner at Lotteria                                 85.000  VND
2 rain coat @10.000                            20.000  VND

            Total Pengeluaran          1.286.000VND

                                                          
DAY 5 – Wed, Sep 11th 2013

09.00
Start walking city tour, tetapi kami terlebih dahulu membeli tiket tujuan Siem Reap, Cambodia. Awalnya pihak agen membuka harga 21 USD, tapi kami berhasil menawar hingga 18 USD/orang, setelah deal dan membayar tiket kami juga menitipkan tas ransel disini. Hari ini tujuan utama kami adalah War Remnant Museum. Kami kesini lagi karena kemarin datang kesorean (museum ini tutup jam 5 sore).


in front of War Remnant Museum
Secara keseluruhan, tempat ini keren! Sejarah dan dampak negatif perang Vietnam dengan tentara Amerika diceritakan melalui tulisan, foto-foto serta saksi bisu seperti tempat persembunyian, senjata bahkan bayi yang diawetkan.


dozens of weapons in the corner of the room
:(
some bombs



Dihalaman museum terdapat tank, pesawat tempur dan helikopter yang terlihat keren untuk diajak foto bareng, haha...


helicopter
tank
US Air Force

11.30
Kami berdua terlebih dulu brunch (merapel breakfast dan lunch) di KFC sebelum melanjutkan perjalanan menuju Cuchi Tunnels. Kami sepakat untuk tidak menggunakan paket tour, untuk ceritanya bisa dibaca disini

18.30
Kami sampai di area Pham Ngu Lao, dan menuju ke KFC (lagi) untuk dinner. Oiya, menu KFC di Vietnam hampir sama dengan di Indonesia, hanya saja di KFC Vietnam menunya lebih variatif dan lebih murah.

Selesai makan, kami menuju ke tempat agen dimana kami membeli tiket bus. Sebenarnya bus kami berangkat jam 01.30 tapi karena bingung mau kemana, akhirnya kami memutuskan untuk menunggu disini saja, sambil nge-charge gadget.

Pengeluaran :
Bus to Siem Reap @18                             36        USD
Tiket War Remnant @15.000               30.000 VND
Brunch at KFC                                          97.000 VND
Bus #13 PP (BenTanh-CuChi) @7000 28.000 VND
Bus #79 CuChi Tunnels PP @6000      24.000  VND
Tiket CuChi Tunnels @90.000             180.000VND
Dinner at KFC                                          150.000VND
Jajan                                                          37.500   VND


            Total Pengeluaran                546.500VND + 36USD

Kamis, 17 Oktober 2013

Day 3 - HALONG BAY - Traveling to Indochina

DAY 3 – Mon, Sep 9th 2013

08.30

breakfast
Setelah sarapan dengan menu diatas ditambah pilihan minuman orange juice/coffee/tea, kami dijemput seorang guide dengan minibus untuk menuju ke Halong Bay bersama traveler lainnya. Butuh sekitar 4-5 jam untuk menuju ke Halong, ini sudah termasuk berhenti 30 menit di sebuah toko kerajinan serta oleh2. Semua kendaraan disini berjalan cukup lambat, jarang sekali saya melihat kebut-kebutan disini.

14.00
My dream come true, sampai juga di Halong Bay, saya selalu ingin kesini dari beberapa tahun yang lalu dan akhirnya kesampaian, Alhamdulillah :)

Halong Bay merupakan UNESCO world heritage site yang terletak di teluk Tonkin dan kalau dilihat di peta, letaknya di sebelah utara Vietnam, berbatasan dengan China. Untuk mengetahui lebih detil mengenai legenda di Halong Bay, serta hal-hal yang terdapat di sekitaran Halong Bay, klik disini

Guide kami berbicara bahasa inggris dengan tidak jelas, jadi seringnya kami tidak mengerti si guide cerita apaan. Untungnya si guide cukup sabar mengulang pembicaraan yang tidak dimengerti. Saya sih sedikit kesal, karena niatnya dengerin si guide cerita tentang asal mula Halong Bay, jadinya malah bingung sendiri. Skip abiss!

Selanjutnya, biarkan foto-foto ini yang bercerita...

on board
lunch menu



I love this place
seen from afar 
2 Indonesia meet 2 Nihonjin
Me & Halong Bay
the school
Sempat terjadi kerancuan saat berada disini, seharusnya paket tour yang saya beli sudah include kayak, tetapi nyatanya harus membayar lagi sebesar 20.000 dong/orang. Tapi entah kenapa, kami berdua malah memilih naik bamboo boat seharga 100.000 dong/orang, faktor utamanya sih karena guide kami cenderung memaksa untuk memilih bamboo boat. Nyesel? sudah pasti, tapi dengan naik bamboo boat saya bebas berfoto-foto dan lagi tangan ga capek untuk mendayung. skip deh!

Kami sempat masuk kedalam goa disalah satu pulau di Halong Bay, menurut saya goa tersebut tidak lagi terlihat alami dan menjadi sangat touristy. Kenapa saya bilang begitu? karena didalam goa banyak lampu sorot berwarna-warni, dan juga jalan didalam goa dibuat cenderung rata.


incoming light
the cave
I forgot the name of this cave
Sekitar jam 5 sore kami sampai lagi di Halong dan menaiki minibus (bus mini dalam arti sebenarnya) yang berbeda dengan minibus yang kami naiki pada saat berangkat tadi, tapi minibus yang ini lebih enak sih.

21.00
Kami sampai di Hanoi lagi, setelah menempuh 4 jam perjalanan dari Halong. Kami yang kelaparan, segera mencari tempat makan sebelum taksi datang menjemput untuk membawa kami ke Noi Bai Airport. Lagi-lagi kami menginap di bandara :p


our dinner
Nb : kalo mau menginap di Noi Bai Airport, sebaiknya menuju terminal kedatangan (turun satu lantai dari terminal keberangkatan), disini banyak para traveler yang beristirahat di kursi panjang.

Pengeluaran (untuk 2 orang) :
Bamboo boat @100.000                     200.000VND
Water 1,5 L                                           10.000   VND
Dinner at BBQ Chicken                        80.000  VND  +


Total Pengeluaran             290.000 VND